Minggu, 07 Juni 2015

MENINGKATKAN IQ

18 Cara Ampuh Meningkatkan IQ Anda

meningkatkan iq
1. Tarik Nafas Dalam-dalam.
Dengan bernafas melalui hidung anda bisa meningkatkan fungsi otak anda dengan cepat. Menarik nafas dalam-dalam memberikan asupan oksigen lebih banyak pada darah anda, dan tentunya pada otak anda. Tingkat oksigen rendah pada darah anda akan mengurangi fungsi otak anda. Jika anda berminat, anda bisa mencoba melakukan olahraga pernafasan.
2. Buatlah Jurnal.
Catharine M. Cox, seorang penulis buku, pernah mempelajari kebiasaan 300 orang jenius – seperti Isaac Newton, Einstein, dan Thomas Jefferson – dan menemukan bahwa semua orang jenius tersebut merupakan penulis jurnal atau buku harian yang rajin. Juga, ingatlah bahwa Thomas Edison menulis 3 juta halaman catatan, surat, dan pemikiran pribadinya dalam ratusan jurnal pribadi sepanjang hidupnya.
3. Belajarlah Sebanyak Mungkin.
Ketika kita mempelajari hal-hal baru, kita menciptakan bagian aliran arus syaraf baru dalam otak kita. Orang yang “pintar” adalah seseorang yang memiliki aliran arus lebih banyak dibandingkan dengan orang lain. Otak manusia akan menciptakan aliran arus syaraf dengan mempelajari hal-hal baru; dan semakin beragam hal yang dipelajari, semakin “pintar” pula otak kita.
4. Belajarlah Membaca Cepat.
Photo Reading merupakan teknik yang sangat mudah dipelajari yang akan membantu anda memproses informasi tertulis dalam jumlah besar lebih cepat dan membantu anda mengingat informasi tersebut lebih baik dibandingkan dengan metode tradisional yang diajarkan di sekolah.
Meskipun kebanyakan teknik membaca cepat mengajarkan anda cara untuk menggerakkan mata anda dengan lebih cepat dalam setiap halaman yang anda baca, Photo Reading merupakan sistem membaca yang mengajarakan anda untuk menggunakan pikiran sadar dan bawah sadar anda ketika membaca. Pada dasarnya, Photo Reading dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa bahan bacaan yang mudah dibaca dengan menerapkan beberapa teknik yang berbeda setiap waktu. Bahan pertama melibatkan pikiran sadar anda dan menggunakan metode lain untuk meningkatkan daya ingat anda dan memahami materi.
5. Ambil Waktu Singkat untuk Beristirahat Secara Berkala.
Belajarlah selama 20 menit lalu ambil waktu untuk beristirahat secara singkat. Metode ini efektif karena hal-hal yang anda pelajari pada awal dan akhir pada sesi belajar anda akan bertahan lebih lama dalam ingatan anda. Anda bisa mengunduh (download) Motivator Software secara cuma-cuma sehingga setiap 20 menit akan muncul pesan pada komputer anda yang mengingatkan anda untuk beristirahat.
6. Gunakan Akronim untuk Mengingat Informasi.
Akronim merupakan bentuk singkatan yang dibentuk dari huruf awal setiap kata. Metode ingatan ini akan membantu anda untuk mempelajari informasi dalam jumlah besar dalam waktu yang singkat. Sebagai contoh, “Every Good Boy Does Fine” merupakan akronim yang sering digunakan para musisi untuk mengingat nada dalam kunci tertentu.
7. Sarapan Pagi.
Sarapan telah terbukti dapat meningkatkan daya konsentrasi, kemampuan memecahkan masalah, kinerja mental, daya ingat, dan mood. Sarapan merupakan kesempatan pertama bagi tubuh untuk mengisi ulang level glukosa setelah periode 8 hingga 12 jam tanpa makanan. Glukosa merupakan sumber utama energi bagi tubuh anda.
8. Gunakan Tubuh Anda untuk Membantu Anda Mempelajari Sesuatu.
Gerakan tubuh merupakan proses kunci dalam perkembangan dan proses belajar. Brain Gym (Olahraga Otak) merupakan program olahraga yang sederhana, yang dikembangkan selama 25 tahun oleh para spesialis pendidikan, Dr. Paul Dennison. Brain Gym dapat membantu anda dalam hal-hal sebagai berikut:
– Pemahaman
– Konsentrasi
– Berpikir secara abstrak
– Daya ingat
– Keletihan mental
– Kemampuan menyelesaikan tugas
– Keseimbangan fisik dan koordinasi
Klik disini untuk menemukan 3 latihan Brain Gym yang bisa anda lakukan (”Brain Buttons”, “Cross Crawl”, and Hook Ups”).
9. Meditasi.
Neuropsychologist mengatakan bahwa meditasi dapat mengubah struktur otak anda. Hasil scan MRI dari para meditator menunjukkan kegiatan otak lebih banyak dalam sirkuit otak anda khususnya dalam memperhatikan sesuatu. Ketika suara-suara mengganggu diperdengarkan pada para meditator yang sedang melalui Scan MRI, suara-suara tersebut hanya memiliki pengaruh kecil pada area dalam otak mereka yang melibatkan emosi dan proses pengambilan keputusan dibandingkan dengan orang-orang yang tidak bermeditasi atau meditator yang kurang berpengalaman.
10. Jauhi Makanan yang Mengandung Gula.
Karbohidrat dalam bentuk apapun – seperti pasta, roti putih dan keripik kentang – dapat membuat anda merasa lelah dan malas. Efek dari memakan makanan ini akan membuat anda sulit berpikir jernih. Hal ini merupakan hasil dari insulin yang mengalir dalam darah anda untuk menangkal kadar gula yang terlalu tinggi.
11. Olah Kecerdasan Emosional (EI) Anda.
Selama bertahun-tahun publik memberikan banyak penekanan pada aspek kecerdasan, seperti kemampuan berpikir logis, matematis, pemahaman ruang, analogi, verbal, dan lain-lain. Namun, selama beberapa tahun terakhir, banyak orang merasa mereka membuang potensi yang mereka miliki dengan berpikir, bersikap, dan berkomunikasi dalam cara-cara yang menghambat peluang mereka mencapai kesuksesan. Kecerdasan emosi diakui sebagai kemampuan meta fisik yang memungkinkan anda untuk memanfaatkan kemampuan serta bakat yang anda miliki secara optimal. Ikutilah tes kecerdasan emosi disini.
12. Manfaatkan Setiap Waktu Anda.
Manfaatkan setiap waktu, contohnya ketika anda menggunakan transportasi publik atau mengantri, secara produktif. Selesaikan teka-teki silang atau Sudoku ketika menunggu di antrian dan dengarkan program audio ketika menggunakan transportasi publik.
13. Jogging.
Seorang pakar menjelaskan bahwa anda bisa meningkatkan mood, mencegah hilang ingatan, mempertajam kecerdasan anda, dan bekerja dengan lebih baik hanya dengan mengolah detak jantung anda dan berkeringat. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa olahraga aerobic membentuk kembali otak kita untuk mencapai kinerja optimal.
14. Latih Semua Indra Anda.
Para ilmuwan menemukan bahwa otak manusia belajar paling efektif melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan berbagai indra. Anak-anak dan orang dewasa belajar sangat baik ketika mereka belajar melalui kegiatan yang melibatkan penglihatan, suara, emosi, timbale balik, orientasi ruang, dan bahkan indra pengecap dan perasa.
Mike Adams, seorang penulis buku, menjelaskan dalam bukunya bahwa seorang anak yang diberikan definisi “tanpa bobot” secara verbal memperoleh informasi mengenai kata tersebut melalui 1 dimensi: pendengaran. Jika anda menunjukkan kepada seorang anak film mengenai seorang astronot yang mengapung di luar angkasa ketika anda mengucapkan kata “tanpa bobot”, anda memberikan informasi kata tersebut melalui 2 dimensi; dimana si anak melihat dan mendengar kata tersebut. Dan jika anda menyuruh si anak melompat-lompat menggunakan trampoline dan meneriakkan kata “tanpa bobot” ketika si anak berada di udara, pengertian kata tersebut akan semakin tertanam lebih dalam di otaknya.
15. Latihlah Gelombang Otak Alpha Anda.
Penelitian menemukan bahwa kondisi ideal untuk belajar adalah ketika otak sedang dalam kondisi santai, namun tetap fokus dan terjaga. Dalam keadaan ini gelombang otak berjalan sekitar 8 hingga 12 siklus per detik, yang dikenal dengan istilah kondisi alpha.
16. Konsumsilah Antioksidan.
Antioksidan melindungi sel-sel tubuh anda, termasuk sel otak anda. Beberapa makanan dengan kandungan antioksidan tinggi antara lain: kismis, bluberry, blackberry, bawang putih, cranberry, strawberry, bayam, dan raspberry.
17. Gunakan Intuisi Anda.
Belajarlah untuk menggunakan intuisi menjadi sebuah proses mengumpulkan informasi. Dengan mengandalkan intuisi anda, anda memperluas kewaspadaan dan mengarahkan anda pada alam bawah sadar anda untuk mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitar anda.
18. Gunakan Sistem Pembantu Memori.
Sistem pembantu memori, atau yg dikenal dengan istilah system objek angka, merupakan teknik untuk mengingat daftar. System ini bekerja dengan mengingat-ingat daftar kata yang dengan mudah dapat “dikaitkan” dengan angka yang diwakili oleh kata-kata tersebut. (1-10, 1-100, dan seterusnya). Itulah memori anda. Jika anda harus mengingat sebuah daftar dalam waktu singkat, setiap benda dalam daftar tersebut dapat anda sesuaikan dengan angka yang cocok. Setelah anda mengingat-ingat angka-angka tersebut, anda bisa menggunakan angka yang sama berulang kali setiap kali anda perlu mengingat-ingat sesuatu.
Ketika anda harus menghafalkan hal-hal yang berada dalam daftar, visualisasikan benda tersebut dengan angka yang anda miliki. Anda bisa memilih kata-kata yang memiliki rima yang sama dengan angka tersebut, berikut contoh yang diambil dari Wikipedia:
• 1-gun
• 2-zoo
• 3-tree
• 4-door
• 5-hive
• 6-bricks
• 7-heaven
• 8-plate
• 9-wine
• 10-hen
Sebagai contoh, jika anda menghafalkan 10 benda yang anda ingin beli di toko obat: kapas (cotton ball), pasta gigi (toothpaste), permen karet (gum), kertas (paper), lem (glue), kartu index (index cards), multivitamin (multivitamins), krim tangan (hand cream), shampoo, dan kutek (nail polish). Lakukan hal berikut:
1. Bayangkan kapas (cotton balls) ditembakkan dari pistol (gun)
2. Bayangkan seekor gorila di kebun binatang (zoo) sedang menggosok giginya
3. Bayangkan sebuah pohon (a tree) dengan sebungkus permen karet (gum) tumbuh pada cabangnya
4. Bayangkan seseorang masuk melalui pintu kertas (paper door)
5. Bayangkan se-toples lem (glue) dikeliling lebah seakan-akan toples tersebut adalah sarang lebah (beehive)
6. Bayangkan sebuah rumah terbuat dari bata (bricks) kartu index (index cards)
7. Bayangkan malaikat (angels) sedang minum multivitamin.
8. Bayangkan sebuah piring (a plate full) berisi krim tangan (hand cream)
9. Bayangkan sebuah gelas wine (a wine glass) berisi shampoo.
10. Bayangkan seekor ayam jantan (a hen) dengan kuku berwarna merah (bright red nails).
Semoga bermanfaat …

TIPS LANGGENG

TIPS awet Pacaran, TERBUKTII!!!!

SALING TERBUKA. Bukan itu loh! (dasar Ngeres) maksudnya yaitu terbuka tentang diri anda, pearasaan anda. Sedang sedihkah, marahkah atau senang. Tunjukkan bahwa anda tidaklah malu atas kekurangan yang anda miliki di hadapannya.

GAK USAH SOK GENGSI. Karena ini hanya akan membuat anda menjadi orang yang kaku. Tidak bisa diajak untuk menikmati hal-hal yang baru. Sok gengsi adalah identik dengan orang yang sombong, angkuh dan pastinya pelit alias meddit.

SALING JUJUR. Saling menjaga kepercayaan satu sama lain. Sekali-kali curiga boleh. Karena itu akan menunjukkan bahwa anda menyayanginya dan takut akan kehilangan dirinya. Tapi jangan keseringan. Malah nati dia merasa terkekang.

JANGAN SELALU MESRA. Sekali kali buatlah berantem-berantem sedikit, lalu manja-manjaan. EIts disinilah enaknya.

GAK SUKA MEMBUAL. Hindari sekecil apapun bentuk kebohongan. Meskipun demikian, kalau ketahuan akan amat sangat menjatuhkan kepercayaannya. Ingat berbohong sekali akan menciptakan kebohongan besar untuk menutupi yang kecil tadi.

GAK PERNAH INGKAR JANJI. Terutama soal waktu. Kalau janjian jam sembilan datanglah tepat waktu, kalau perlu sebelumnya. Apalagi sudah komitmen untuk ketemu, eh… malah tidak muncul batang hidungnya. “aduh sayang… Hujan, becek, ga ada ojek...” SETdah…

SEKALI-KALI BUAT KEJUTAN. Maksudnya bukan seperti mengendap-endap di belakangnya lalu bakar petasan “DUARRR”. Tapi yang benar yaitu sesuatu yang romantis. Nggak usah banyak atau mahal-mahal. Misalnya tiba-tiba memberikannya bunga. MUngkin kedengarannya kelasik tapi ini perlu. Kalaupun ingin memberikannya bunga bank, itu terserah inda. Toh anda yang lebih mengerti bagaimana pacar anda.

PERHATIAN. Jadilah orang yang peka akan apa atau bagai mana kondisi pacar anda. Luangkan waktu untuknya. Tenangkan dirinya, jangan cuek apalagi mengacuhkannya. Kalau misalnya ada sesuatu yang baru dari dirinya, usahakan untuk meresponnya. Misalkan dia habis potong rambut, adakan kesempatan untuk membahasnya meski sekilas.



~HAPpY FStoRe ShOppInG♥~

CARA MEMERAHKAN BIBIR

Cara Alami Memerahkan Bibir Hitam Dan Kering

Tips Memerahkan Bibir Hitam Secara Alami – Memiliki bibir yang merah merona merupakan salah satu daya tarik wanita, oleh karena itu tidak aneh jika banyak wanita yang berusaha memerahkan bibir mereka dengan berbagai cara, salah satunya dengan memakai lips gloss. Tapi menurut nitips.com penggunaan lips gloss tidak berpengaruh pada bibir yang hitam, karena lips gloss sendiri kegunaannya untuk membasahi bibir saja agar terlihat lembab dan tidak kering.
Lalu bagaimana sih agar bibir menjadi merah merona dan gak pucat atau pun hitam. Sebenarya bibir yang hitam atau pucat bisa di akibatkan oleh beberapa masalah. Salah satunya karena merokok, sering minum kopi, bahkan penggunaan lipstick yang tidak cocok. Pada cara ini Kami akan memberikan tips dengan menggunakan beberapa bahan alami yang tentunya cocok untuk memerahkan bibir Kamu yang hitam dan pucat.
Penggunaan bahan alami untuk kecantikan merupakan hal yang penting, dikarenakan bahan alami tidak mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kulit apalagi cara alami tidak akan nada efek sampingnya. Oke deh tidak perlu basa basi lagi, bagi kamu yang ingin mengetahui caranya simak dibawah ini ya
gambar memerahkan bibir hitam

Obat Alami Untuk Memerahkan bibir Hitam

1. Menggunakan Odol
Meskipun banyak yang meragukan khasiat odol untuk memerahkan bibir, tapi cara ini patut dicoba. Pasalnya cara ini juga ampuh untuk memerahkan bibir yang hitam. Cara menggunakannya sangat mudah dan tidak repot, kamu hanya tinggal mengoleskan odol tersebut pada bibir Kamu, tunggu beberapa menit lalu bilas dengan bersih, tapi kemungkinan cara ini cocok-cocokan. Karena bagi Kamu yang tidak cocok dengan odol, nanti bibirnya bukan merah tapi malah pucat. Tapi gak ada salahnya untuk dicoba.
2. Air Mawar
Ada yang tau air mawar? Itu tuh air yang biasa buat nyiramin pemakaman :v biasanya dijual ditempat tempat pemakaman umum atau di pasar juga ada. Oia gak usah takut dalam menggunakan air mawar, karena khasiat air mawar juga berguna banget buat memerahkan bibir. Caranya Kamu tinggal oleskan air mawar menggunakan kapas ke bibir Kamu, dan lakukan cara itu sebelum tidur kemudian bersihkan setelah Kamu terbangun dari tidur pada pagi hari
3. Jeruk Nipis
Ini juga buah asam ternyata juga berguna untuk memerahkan bibir. Karena sejatinya jeruk nipis mengandung senyawa yang mampu memutihkan kulit secara alami. Kalau digunakan pada bibir otomatis dapat memerahkan bibir. Cara pakainya cukup ribet yang satu ini. Yang perlu kamu siapkan adalah 2 sdm madu, 2 sdm perasan jeruk nipis. Setelah itu campurkan bahan tersebut secara merata, kemudian oleskan pada bibir kamu yang seksi itu :v
4. Kunyit dan Susu
Bahan alami yang berguna banget buat memerahkan bibir juga terdapat pada kunyit dan susu. Menggunakan cara ini agar bibir menjadi merah merupakan rekomendasi dari Admin, resep mengunakan cara ini cukup mudah sekali, Kunyit yang sudah ditumbuk hingga halus kemudian dicampurkan dengan susu bubuk atau krim, setelah itu oleskan pada bibir Kamu, dan tunggu paling lama setengah jam, kemudian bilas dengan bersih.
5. Daun Ketumbar
Daun ketumbar mempunyai khasiat alami yang berfungsi untuk memudarkan warna hitam yang terdapat pada bibir, yang pertama kamu harus menyiapkan 2 lembar daun ketumbar yang sudah di haluskan. Campur dengan air kemudian oleskan pada bibir Kamu yang hitam itu. Cara ini gak mungkin berhasil kalau cuma pakai sekali, jadi harus secara rutin ya jika mau hasilnya bagus
Baca juga : Begini Cara Membuat Lesung Pipit
6. Mentega
Benarkah mentega bisa memerahkan bibir? Jawabannya bisa banget, selain untuk bahan memasak ternyata mentega bagus buat bibir, bahkan mentega juga bisa membuat bibir terus lembab dan tidak kering. Caranya juga gampang banget, cukup oleskan saja mentega saat Kamu ingin tidur dan bersihkan saat pagi hari kamu terbangun.
7. Madu
Khasiat madu sudah tidak diragukan lagi, banyak manfaat yang terkandung pada madu terutama untuk masalah kecantikan. Penggunaan madu untuk memerahkan bibir memang berkhasiat karena kandungan yang terdapat di dalam madu mampu memelihara sel kulit yang ada pada bibir. Untuk cara penggunaannya Kamu hanya tinggal mengoleskan madu tersebut pada bibir, dan biarkan beberapa jam yah, karena kalau Cuma menitan gak akan berpengaruh.
Cara diatas ampuh tidak? Insya Allah cara diatas manjur dan ampuh, tapi kalau kamu menggunakannya secara teratur dan rutin. Karena kalau Cuma pakai sekali saja tidak akan ada hasilnya, jadi kamu harus rajin merawat bibir kamu menggunakan bahan alami di atas. Itulah tips bagaimana cara memerahkan bibir hitam menggunakan bahan alami. Semoga bermanfaat ya? Jangan lupa bagikan artikel ini ke temanmu lewat social media.

SUNTIK PUTIH

Mengetahui Cara Suntik Putih Sendiri Sesuai Ketentuan Pemakaian

Suntik putih merupakan salah satu usaha yang banyak di lakukan orang-orang yang ingin mempunyai kulit putih bersinar. Biasanya hal ini selalu di lakukan wanita yang mempunyai kulit gak gelap. Anggapan mengenai cantik berasal dari kulit yang putih ternyata telah menghipnotis kaum hawa ini untuk melakukan hal tersebut. Dengan banyaknya produk yang beredar, ini memudahkan kaum wanita untuk menyuntikannya dengan sendiri tanpa harus bolak balik ke dokter kecantikan. Tapi tentunya jika anda ingin melakukannya, anda harus mengetahui cara suntik putih sendiri dengan penggunaan dosis yang sesuai kondisi tubuh.
cara suntik putih yang baik dan benar
cara suntik putih yang baik dan benar

Cara suntik putih permanen dengan dosis yang tepat

Trend suntik putih sepertinya sudah merebak di masyarakat. Biasanya ini dilakukan oleh kalangan atas yang memang memiliki budget yang fantastis. Karena memang tidak tanggung-tanggung, suntik putih ini mengeluarkan biaya yang tidak biasa. Selain itu pilihan untuk putih secara permanen menjadi incaran setiap orang. Dengan efek yang permanen, pastinya tubuh akan terlihdar dari kotoran lainnya seperti jerawat dan flek hitam yang membandel. Tapi tentunya anda harus mengetahui cara suntik putih permanen dengan baner, anda bisa berkonsultasi pada dokter kecantikan sehingga tidak melebihi kadar pemakaian yang di butuhkan oleh tubuh.
sebelum melakukan suntih putih permanen ada baiknya konsultasi ke dokter terlebih dulu
sebelum melakukan suntih putih permanen ada baiknya konsultasi ke dokter terlebih dulu
Cara ini memang bereaksi sangat cepat untuk memutihkan tubuh apabila menggunakan dosis yang tepat. Dibandingkan dengan mengkonsumsi obat-obatan atau pun menggunakan lulur maupun lotion. Pemberian vitamin C secara langsung ke dalam tubuh, tentunya akan langsung bereaksi dengan seketika. Kandungan di dalamnya biasanya di satukan dengan tathion atau juga suntik placenta dan oxydermal. Cara kerja suntik putih ini bisa terlihat ketika melakukan lima kali penyuntikan yang di lakukan sekali dalam seminggu. Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, anda bisa melakukannya sampai 10 kali penyuntikan dan ada baiknya di barengi dengan cream pemutih untuk perawatan dari luarnya. Lalu melakukan maintenance pada sebulan sekali.
cara kerja suntik putih dengan hasil yang lebih sempurna
cara kerja suntik putih dengan hasil yang lebih sempurna
Efek samping untuk melakukan ini ternyata memang tidak ada. Justru kandungan yang berada di dalamnya sangat baik untuk tubuh. Seperti lathion yang akan membuat liver dan ginjal bertambah kuat begitupun dengan vitamin C sangat baik untuk menatbolisme tubuh. Cepatnya menjadi putih yang di hasilkan sebenarnya tergantung pada pemakaian yang sering di lakukan. Apalagi jika usia sudah mulai tua, maka sel-sel pengatur pigmen dalam tubuh fungsinya semakin melemah. Pemakaian dosis yang tepat akan mengefektifkan proses pemutihan pada tubuh anda. Ini harus benar-benar di perhatikan agar seluruh tubuh anda akan menjadi putih di bandingkan dengan pemakaian produk dari luar yang memutihkan hanya sebagian tubuh. Jadi suntik putih ini aman bagi tubuh anda tapi anda juga harus memperhatikan cara suntik putih yang benar sehingga prosesnya akan semakin cepat.

Artikel Kecantikan Alami ini dikenal, sbb :

cara suntik vitamin c -cara suntik putih -cara suntik putih sendiri -cara suntik vit c -cara melakukan suntik pemutih -cara menyuntik vitamin c -hasil suntik putih -dosis untuk suntik putih -cara injeksi vitamin c -cara injeksi vit c -cara menyuntik yang benar -Cara melakukan suntik putih -cara menyuntikan vit c -cara suntik vit c yang benar -cara suntik wajah -Dosis yang tepat untuk penyuntikan vitamin c -cara sunt -cara suntik -dosis suntik putih -dosis pemakaian vit c -cara suntik iv sendiri -cara suntik obat pemutih -dosis pemakaian suntik putih -cara suntik yang baik -cara suntik putih yang aman -cara menyuntik yang baik -Cara suntik vit c yg benar d tubuh -DR suntik putih permanen -efek injeksi jika tidak sesuai dengan prosedur -suntik putih maintenance -suntik putih sendiri -suntik putih vit c dosis -suntik putih yang aman -suntik vitamin c agar putih caranya -suntik vitamin c bisa dilakukan sendiri? -suntik vitamin c sendiri -tata cara suntik vitamin c -tips memakai suntik vit c -suntik putih dalam sekali pemakaian langsung putih? -suntik pemutih di dokter -siapa yang sudah suntik putih? -gambar cara suntik putih -hasil dari sekali suntik putih -Menyuntik sendiri dirumah -peraturan suntik vitamin c -prosedur injeksi vit c -prosedur kerja suntik -prosedur suntik putih -prosedur suntik vitamin c -proses suntik putih -

MACAM-MACAM SUNTIKAN

Apa sih sebenarnya air infus ( aquades destilata ) itu ? Air infus adalah air yang dimurnikan. Air infus adalah air yang diperoleh dari hasil penyulingan. Jadi air infus adalah air yang dimurnikan lewat proses penyulingan. Cara pembuatan air infus adalah sebagai berikut. Air dipanaskan sampai mendidih, uap airnya ditampung. Uap air yang ditampung tersebut lalu dijadikan air kembali. Air ini kemudian dididihkan kembali sampai menjadi uap air lalu ditampung kembali dan dijadikan air kembali ( prosesnya sebanyak 2 x ) . Apabila diteliti secara lebih dalam maka air infus berbentuk hexagonal. Masaru Emoto, seorang peneliti dari Jepang menemukan kalau air hexagonal adalah bentuk yang terbaik dari air. Untuk lebih jelasnya bacalah buku The true power of water karangan dari Masaru Emoto. Apa sih kegunaan dari air infus ? Kita tentu tahu kalau 70 % dari tubuh manusia itu terdiri dari air. Sedangkan air pada bayi = 90 % , balita 84 % , remaja 78 % , dewasa ( 45 tahun ) = 63 % , tua ( 70 tahun ) = 47 % . Berdasarkan data ini, maka proses penuaan berbanding lurus dengan kadar air di dalam tubuh. Perbandingan kandungan air dalam organ tubuh adalah sebagai berikut. Darah = 83 % , otak 74 % , jantung 79 % , ginjal 82 % , paru-paru = 80 % , otot 75 % , dan tulang 22 % . Sedangkan perbandingan golongan air dalam tubuh : air hexagon = 62 % , air pentagon = 24 % dan air tetrahedral = 14 % . Penurunan air hexagon dalam cairan sel hingga 50 – 60 % dapat menyebabkan kematian ( Kompas, 10 Maret 2005 ) .

KEGUNAAN INFUS

Apa sih sebenarnya air infus ( aquades destilata ) itu ? Air infus adalah air yang dimurnikan. Air infus adalah air yang diperoleh dari hasil penyulingan. Jadi air infus adalah air yang dimurnikan lewat proses penyulingan. Cara pembuatan air infus adalah sebagai berikut. Air dipanaskan sampai mendidih, uap airnya ditampung. Uap air yang ditampung tersebut lalu dijadikan air kembali. Air ini kemudian dididihkan kembali sampai menjadi uap air lalu ditampung kembali dan dijadikan air kembali ( prosesnya sebanyak 2 x ) . Apabila diteliti secara lebih dalam maka air infus berbentuk hexagonal. Masaru Emoto, seorang peneliti dari Jepang menemukan kalau air hexagonal adalah bentuk yang terbaik dari air. Untuk lebih jelasnya bacalah buku The true power of water karangan dari Masaru Emoto. Apa sih kegunaan dari air infus ? Kita tentu tahu kalau 70 % dari tubuh manusia itu terdiri dari air. Sedangkan air pada bayi = 90 % , balita 84 % , remaja 78 % , dewasa ( 45 tahun ) = 63 % , tua ( 70 tahun ) = 47 % . Berdasarkan data ini, maka proses penuaan berbanding lurus dengan kadar air di dalam tubuh. Perbandingan kandungan air dalam organ tubuh adalah sebagai berikut. Darah = 83 % , otak 74 % , jantung 79 % , ginjal 82 % , paru-paru = 80 % , otot 75 % , dan tulang 22 % . Sedangkan perbandingan golongan air dalam tubuh : air hexagon = 62 % , air pentagon = 24 % dan air tetrahedral = 14 % . Penurunan air hexagon dalam cairan sel hingga 50 – 60 % dapat menyebabkan kematian ( Kompas, 10 Maret 2005 ) .

PERAWATAN LUKA

by: Sabaruddin Berutu Kembang.S.Kep,Ns,CWCCA,CH,CHt
Kulit adalah salah satu organ terbesar dalam tubuh. Kulit menutupi tubuh 2 m2, berat sekitar 3 kg atau 15% dari berat badan dan menerima 1/3 suplai sirkulasi darah pada orang dewasa 1,2,3. Kulit mempunyai beberapa fungsi utama yang penting untuk tubuh, yaitu; sebagai pelindung, sensasi, komunikasi, termoregulasi, sintesis metabolik dan kosmetik1. Kulit terdiri dari tiga lapisan utama yaitu; lapisan epidermis, dermis dan hipodermis (subkutan). Adanya suatu trauma baik itu secara mekanik, kimia, radiasi dan lainnya akan menyebabkan struktur kulit rusak dan menimbulkan suatu keadaan yang disebut sebagai luka. Pada bagian ini akan dijelaskan tentang luka dan proses penyembuhan luka serta manajemen luka  dengan lingkungan lembab (Moist Wound Healing).
PENGERTIAN LUKA
Luka merupakan suatu kerusakan yang abnormal pada kulit yang menghasilkan kematian dan kerusakan sel-sel kulit 2. Luka juga dapat diartikan sebagai interupsi kontinuitas jaringan, biasanya akibat dari suatu trauma atau cedera 4. Perbandingan gambaran anatomi kulit yang sehat dan terdapat luka dapat dilihat pada gambar 1.
Gambar 1. (a) Gambaran struktur kulit normal, (b) Gambaran kerusakan struktur kulit
Luka dapat diklasifikasikan secara umum, yaitu; luka akut dan luka kronis 1,9. Luka akut adalah luka yang sesuai dengan proses penyembuhan yang normal, yang dapat dikategorikan menjadi luka pembedahan (insisi), non pembedahan (luka bakar) dan atau trauma. Sedangkan luka kronis adalah suatu proses penyembuhan luka yang mengalami keterlambatan, misalnya luka dekubitus, luka diabetik, dan atau leg ulcer. Luka juga dapat diklasifikasikan dari kedalamanan luka itu sendiri berdasarkan The UK consencious clasiffication of pressure sores yang diadaptasikan juga untuk menggambarkan luka yang lain, seperti pada tabel 1 2.
Tabel 1. Stadium luka berdasarkan The UK consencious
TIPE PENYEMBUHAN LUKA
Luka dapat juga diklasifikasikan berdasarkan dari proses penyembuhan lukanya. Tipe penyembuhan luka dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu 1,2,3;
a. Penyembuhan primer
Penyembuhan luka dengan alat bantu seperti jaritan, klip atau tape. Pada penyembuhan primer ini, kehilangan jaringan minimal dan pinggiran luka ditutup dengan alat bantu. Menghasilkan skar yang minimal. Misalnya; luka operasi, laserasi dan lainnya.
b. Penyembuhan sekunder
Penyembuhan luka pada tepi kulit yang tidak dapat menyatu dengan cara pengisian jaringan  granulasi dan kontraksi. Pada penyembuhan ini, terdapat kehilangan jaringan yang cukup luas, menghasilkan scar lebih luas, dan memiliki resiko terjadi infeksi.  Misalnya pada leg ulcers, multiple trauma, ulkus diabetik, dan lainnya
c. Penyembuhan primer yang terlambat/ tersier
Ketika luka terinfeksi atau terdapat benda asing dan memerlukan perawatan luka/ pembersihan luka secara intensif maka luka tersebut termasuk penyembuhan primer yang terlambat. Penyembuhan luka tersier diprioritaskan menutup dalam 3-5 hari berikutnya. Misalnya luka terinfeksi, luka infeksi pada abdomen dibiarkan terbuka untuk mengeluarkan drainase sebelum ditutup kembali, dan lainnya.
PROSES PENYEMBUHAN LUKA
Proses penyembuhan luka merupakan proses yang dinamis 5. Proses ini tidak hanya terbatas pada proses regenerasi yang bersifat lokal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor endegon seperti; umur, nutrisi, imunologi, pemakaian obat-obatan, kondisi metabolik 6. Fase-fase penyembuhan luka dapat dibagi menjadi tiga fase 1,2,5, yaitu;
Gambar 2. Proses penyembuhan luka
1. Fase inflamasi
Fase yang terjadi ketika awal terjadinya luka atau cedera (0-3 hari). Pembuluh kapiler yang cedera mengalami kontraksi dan trombosis memfasilitasi hemostasis. Iskemik pada luka melepaskan histamin dan agen kimia vasoaktif lainnya yang menyebabakan vasodilatasi disekitar jaringan. Aliran darah akan lebih banyak ke daerah sekitar jaringan dan menghasilkan eritema, pembengkakan, panas dan rasa tidak nyaman seperti rasa sensasi berdenyut. Respon pertahanan melawan patogen dilakukan oleh PMN (Polimononuklear) atau leukosit dan makrofag ke daerah luka. PMN akan melindungi luka dari invasi bakteri ketika makrofag membersihkan debris pada luka.
2. Fase rekontruksi
Fase ini akan dimulai dari hari ke-2 sampai 24 hari (6 minggu). Fase ini dibagi menjadi fase destruktif dan fase proliferasi atau fibroblastik fase.  Ini merupakan fase dengan aktivitas yang tinggi yaitu suatu metode pembersihan dan  penggantian jaringan sementara. PMN akan membunuh bakteri patogen dan makrofag memfagosit bakteri yang mati dan debris dalam usaha membersihkan luka. Selain itu, makrofag juga sangat penting dalam proses penyembuhan luka karena dapat menstimulasi fibriblastik sel untuk membuat kolagen
Angiogenesis akan terjadi untuk membangun jaringan pembuluh darah baru. Kapiler baru yang terbentuk akan terlihat pada kemerahan (ruddy), jaringan granulasi tidak rata atau bergelombang (bumpy). Migrasi sel epitel terjadi diatas dasar luka yang bergranulasi. Sel epitel bergranulasi dari tepi sekitar luka atau dari folikel rambut, kelenjar keringat atau kelejar sebasea dalam luka. Mereka nampak tipis, mengkilap (translucent film) melewati luka. Sel tersebut sangat rapuh dan mudah dihilangkan dengan sesuatu yang lain daripada pembersihan dengan hati-hati. Migrasi berhenti ketika luka menutup dan mitosis epetilium menebal ke lapisan ke 4-5 yang diperlukan untuk membentuk epidermis
Fase kontraksi terjadi selama proses rekontruksi yang menggambarkan tepi luka secara bersamaan dalam usaha mengurangi daerah permukaan luka, sehingga pengurangan jumlah jaringan pengganti diperlukan. Kontraksi luka terlihat baik diikuti dengan pelepasan selang drainase luka. Pada umumnya, 24-48 jam diikuti dengan pelepasan selang drain, tepi dari sinus dalam keadaan tertutup
3. Fase maturasi
Merupakan fase remodeling, dimana fungsi utamanya adalah meningkatkan kekuatan regangan pada luka. Kolagen asli akan diproduksi selama fase rekonstruksi yang diorganisir dengan kekuatan regangan yang minimal. Selama masa maturasi, kolagen akan perlahan-lahan digantikan dengan bentuk yang lebih terorganisasi, menghasilkan peningkatan kekuatan regangan. Ini bertepatan dengan penurunan dalam vaskularisasi dan ukuran skar. Fase ini biasanya membutuhkan waktu antara 24 hari sampai  1 tahun.
Penyembuhan luka adalah suatu proses yang kompleks dengan melibatkan banyak sel.  Proses dasar biokimia dan selular yang sama terjadi dalam penyembuhan semua cedera jaringan lunak, baik luka ulseratif kronik (dekubitus dan ulkus tungkai), luka traumatis (laserasi, abrasi, luka bakar atau luka akibat pembedahan 13. Pada gambar 3 dapat dilihat proses penyembuhan luka dari fase inflamasi, fase proliferatif dan fase maturasi dan pada bagan 1 dapat dilihat bagaimana fisiologi penyembuhan luka.
Gambar 3. Proses penyembuhan luka sesuai fase inflamasi (6 jam setelh kecelakaan), fase proliferatif (hari pertama dan hari kedua), dan fase maturasi (Hari ke tujuh)14
Bagan 1. Fisiologi penyembuhan luka 9.
MANAGEMEN LUKA
Manajemen luka sebelumnya tidak mengenal adanya lingkungan luka yang lembab. Manajemen perawatan luka yang lama atau disebut metode konvensional hanya membersihkan luka dengan normal salin atau ditambahkan dengan iodin povidine, kemudian di tutup dengan kasa kering. Tujuan manajemen luka ini adalah untuk melindungi luka dari infeksi 2. Ketika akan merawat luka di hari berikutnya, kasa tersebut menempel pada luka dan menyebabkan rasa sakit pada klien, disamping itu juga sel-sel yang baru tumbuh pada luka juga rusak.
Manajemen luka yang dilakukan tidak hanya melakukan aplikasi sebuah balutan atau dressing tetapi bagaimana melakukan perawatan total pada klien dengan luka. Manajemen luka ditentukan dari pengkajian klien, luka klien dan lingkungannya serta bagaimana kolaborasi klien dengan tim kesehatan. Tujuan dari manajemen luka, yaitu 1;
  • Mencapai hemostasis
  • Mendukung pengendalian infeksi
  • Membersihkan (debride) devaskularisasi atau material infeksi
  • Membuang benda asing
  • Mempersiapkan dasar luka untuk graft atau konstruksi flap.
  • Mempertahankan sinus terbuka untuk memfasilitasi drainase
  • Mempertahankan keseimbangan kelembaban
  • Melindungi kulit sekitar luka
  • Mendorong kesembuhan luka dengan penyembuhan primer dan penyembuhan sekunder
Beberapa dekade ini, metode konvensional sudah tidak digunakan lagi, walaupun masih ada rumah sakit tertentu terutama di daerah yang jauh dari kota masih menerapkannya. Manajemen luka yang lama diganti dengan manajemen luka terbaru yang memiliki tujuan salah satunya yaitu menciptakan lingkungan luka yang lembab untuk mempercepat proses penyembuhan luka (moist wound healing).
Perkembangan moist wound healing diawali pada tahun 1962 oleh Winter, yang melakukan penelitian eksperimen menggunakan luka superfisial pada babi 2. Setengah dari luka ini dilakukan teknik perawatan luka kering dan sebagian ditutupi polythene sehingga lingkungan luka lembab. Hasilnya menunjukkan bahwa perawatan luka dengan polythene terjadi epitelisasi dua kali lebih cepat dari pada perawatan luka kering. Hal tersebut menunjukkan bahwa lingkungan luka yang kering menghalangi sel epitel yang migrasi di permukaan luka, sedangkan dengan lingkungan lembab sel-sel epitel lebih cepat migrasinya untuk membentuk proses epitelisasi 1,2.
Moist wound healing merupakan suatu metode yang mempertahankan lingkungan luka tetap lembab untuk memfasilitasi proses penyembuhan luka1,7. Lingkungan luka yang lembab dapat diciptakan dengan occlusive dressing/ semi-occlusive dressing 8. Dengan perawatan luka tertutup (occlusive dressing) maka keadaan yang lembab dapat tercapai dan hal tersebut telah diterima secara universal sebagai standar baku untuk berbagai tipe luka. Alasan yang rasional teori perawatan luka dengan lingkungan luka yang lembab adalah 6:
  • Fibrinolisis; Fibrin yang terbentuk pada luka kronis dapat dengan cepat dihilangkan (fibrinolitik) oleh netrofil dan sel endotel dalam suasana lembab.
  • Angiogenesis; Keadaan hipoksi pada perawatan tertutup akan lebih merangsang lebih cepat angiogenesis dan mutu pembuluh kapiler. Angiogenesis akan bertambah dengan terbentuknya heparin dan tumor nekrosis faktor – alpha (TNF-alpha)
  • Kejadian infeksi lebih rendah dibandingkan dengan perawatan kering (2,6% vs 7,1%)
  • Pembentukan growth factors yang berperan pada proses penyembuhan dipercepat pada suasana lembab. Epidermal Growth Factor (EGF),Fibroblast Growth Factor (FGF) dan Interleukin 1/Inter-1 adalah substansi yang dikeluarkan oleh magrofag yang berperan pada angiogenesis dan pembentukan stratum korneum. Platelet Derived Growth Factor (PDGF) dan Transforming Growth Factor- beta (TGF-beta) yang dibentuk oleh platelet berfungsi pada proliferasi fibroblast
  • Percepatan pembentukan sel aktif; Invasi netrofil yang diikuti oleh makrofag, monosit, dan limfosit ke daerah luka berfungsi lebih dini.
Keuntungan lainnya menggunakan moist wound healing juga akan mengurangi biaya perawatan pada klien dan mengefektifkan jam perawatan perawat di rumah sakit 2. Untuk menciptakan kelembaban lingkungan luka maka diperlukan pemilihan balutan luka atau dressing yang tepat. Dressing yang ideal digunakan untuk menciptakan lingkungan lembab, yaitu occlusive dressing/ semi-occlusive dressing 8.
Occlusive dressing adalah penutupan luka dengan menggunakan balutan tertentu seperti transparan film atau hidrokoloid untuk menciptakan lingkungan luka yang lembab 2,10. Occlusive dressing memberikan pengaruh pada luka dengan menjaga kelembaban di dasar luka. Kelembaban tersebut akan melindungi permukaan luka dengan mencegah kekeringan (desiccation) dan cedera tambahan  11. Selain itu, balutan tertutup juga dapat mengurangi risiko infeksi. Menurut penelitian Holm (1998) pada luka pembedahan abdominal ditemukan perbedaan signifikan angka kejadian infeksi pada perawatan luka dengan occlusive dressing (3%) dan perawatan luka konvensional (14%) 12. Penelitian yang dilakukan oleh Kim et al pada tahun 1996, menunjukkan bahwa balutan hidrokoloid dengan occlusive dressinglebih  efektif, efisiensi waktu dan cost efektif daripada kasa basah dan kering15.
Tujuan manajemen luka selain mempertahankan keseimbangan kelembaban (moist wound healing) dengan occlusive dressing adalah mempersiapkan dasar luka sebelum dilakukan pemasangan graft atau flap konstruksi. Menurut Scnultz et al (2003), mempersiapkan dasar luka atau disebut wound bed preparation adalah manajemen luka untuk mempercepat penyembuhan endogenous atau untuk memfasilitasi keefektifan pengukuran terapeutik lainnya 1. Falanga (2004) menyatakan bahwa manajemen luka dengan wound bed preparation memiliki tahapan-tahapan yang disingkat dengan TIME, yaitu; tissue management (manajemen jaringan), infection or inflammation  control (pengendalian infeksi), moisture balance (keseimbangan kelembaban), dan edge of wound (pinggiran luka) 1. Pelaksanaan wound bed preparation dengan TIME, yaitu;
1. Manajemen jaringan
Cara melakukan manajemen jaringan adalah dengan debridemen surgikal (sharp debridement), conservative sharp wound debridement (CSWD), enzimatik debridemen, autolitik debridemen, mekanik debridemen, kimiawi debridemen dan biologikal atau parasit debridemen
2. Mengendalikan infeksi dan inflamasi
Dapat mengenal  dan mengatasi tanda inflamasi (tumor, rubor, calor, dolor) dan tanda infeksi (eksudat purulen). Balutan yang dapat digunakan untuk mengembalikan keseimbangan bakteri yaitu; cadexomer iodine powder/paste/sheet dressing, povidine iodine impregnated tulle gras, chlorhexidine impregnated tulle gras, madu luka, silver impregnated dressing.
3. Mempertahankan keseimbangan kelembaban
Berdasarkan penelitian Winter tahun 1962, menyatakan kelembaban pada lingkungan luka akan mempercepat proses penyembuhan luka. Dengan demikian, untuk menciptakan lingkungan luka yang lembab maka diperlukan pemilihan balutan atau dressing yang tepat. Pemilihan balutan akan dipengaruhi oleh hasil pengkajian luka yang dilakukan, seperti; apakah luka kering, eksudat minimal, sedang atau berat, oedem yang tidak terkontrol. Berikut balutan yang dapat mengoptimalkan keseimbangan kelembaban yang dapat digunakan secara occlusive/ tertutup atau compression/ kompresi;
  • Luka kering; hidrogel, hidrokoloid, interaktif balutan basah
  • Minimal eksudat; hidrogel, hidrokoloid, semipermeabel film, kalsium alginate
  • Eksudat sedang; kalsium alginat, hidrofiber, hidrokoloid pasta, powder dan sheet, foams
  • Eksudat berat; balutan hidrofiber, foam sheet/cavity, ektra balutan absorben kering, kantung luka/ostomi
4. Kemajuan tepi luka
Epitelisasi pada tepi luka memerlukan perhatian khusus terhadap adanya pertumbuhan kuman dan hipergranulasi yang dapat menghambat epitelisasi dan penutupan luka. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengontrol hipergranulasi sehingga tepi luka dapat menyatu, antara lain;
  • Pemberian topikal antimikroba untuk mengtasi keseimbangan bakteri
  • Hipertonik impregnated dressing untuk mengendalikan edema dan keseimbangan bakteri
  • Tekanan lokal menggunakan foam dressing dan perban kompresi atau tape fiksasi
  • Konservatif debridemen luka tajam (CSWD)
  • Kimiawi debridemen dengan silver nitrat atau cooper sulfate (dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan nekrosis jika tidak digunakan hati-hati)
  • Topikal kortikosteroid
KESIMPULAN
Kerusakan struktur kulit akibat cedera akan menyebabkan luka. Tubuh memiliki sistem pertahanan diri untuk mengatasi luka yang timbul akibat dari cedera melalui beberapa fase proses penyembuhan luka, yaitu; fase inflamasi, fase proliferatif dan fase maturasi. Pada fase-fase penyembuhan luka tersebut akan diperlukan manajemen luka yang baik, Manajemen luka yang baik tidak hanya mengaplikasikan balutan luka tetapi harus dapat melakukan perawatan luka secara total pada klien dengan luka. Manajemen luka yang berkembang pesat saat ini adalah perawatan luka dengan lingkungan luka lembab atau moist wound healing. Untuk menciptakan lingkungan luka yang lembab maka dapat dipilih jenis pembalutan atau dressing yang tertutup (occlusive dressing).
Tujuan dari moist wound healing, mempercepat migrasi sel epitel yang mempercepat penutupan luka, meningkatkan proses granulasi, mencegah infeksi dan mengurangi biaya perawatan. Banyak penelitian yang telah membuktikan keefektifan menciptakan lingkungan luka yang lembab akan mempercepat proses penyembuhan luka. Untuk mempersiapkan dasar luka atau wound bed preparation maka dapat dilakukan tahapan sebagai berikut; manajemen jaringan, pengendalian infeksi atau inflamasi, menciptakan lingkungan luka lembab, dan kemajuan tepi luka atau dikenal dengan wound bed preparation dengan metode TIME (Tissue management, Infection controll, moist healing wound, edge of wound). Metode TIME akan memberikan perawat spesialis perawatan luka mempersiapkan pilihan balutan yang dapat menyokong proses penyembuhan luka, Beberapa balutan yang dapat digunakan dalam moist wound healing dengan occlusive dressing adalah hidrokoloid, hidrofiber, kalsium alginat, foam dan lainnya. Maka manajemen luka dengan  lingkungan luka yang lembab akan mengoptimalkan kesembuhan luka klien.
DAFTAR PUSTAKA
1. Carville K. Wound care: manual. 5th ed. Osborne Park:Silver Chain Foundation; 2007.p. 20-9
2. Rainey J.Wound care: a handbook for community nurses. Philadelphia: Whurr Publisher; 2002. p. 10-1.
3. Tortora GJ, Grabowski SR. Structure and function of skin. [Online]. 2010 [Cited 2010 April 20] Availabel from; URLhttp://www.clinimed.co.uk/wound-care/education/wound-essentials/structure-and-function-of-the-skin.aspx
4. Wound Care Solutions Telemedicine. Wounds. [Online]. 2010 [citez 2010 april 31]; Availabel from; URL http://www.woundcaresolutions-telemedicine.co.uk/wounddefinition.php
5. Hutchinson J. Phase of wound healings. [Online]. 1992 [Cited 2010 april 20]. Availabel from; URL http://www.clinimed.co.uk/wound-care/education/wound-essentials/phases-of-wound-healing.aspx
6. Gitarja WS. Perawatan luka diabetes: seri perawatan luka terpadu. Bogor: Wocare Indonesia; 2008. P. 18-3.
7. Convatec. Moist wound healing. [Online]. 2010 [Cited 2010 April 20]. Availabel from; URL http://www.convatec.com/en/cvtus-mstwndheus/cvt-portallev1/0/detail/0/1499/1808/moist-wound-healing.html/
8. Clinimed. Theory of moist wound healing. [Online]. 2010 [Cited 2010 April 20]. Availabel from; URL http://www.clinimed.co.uk/wound-care/education/wound-essentials/theory-of-moist-wound-healing.aspx
9. Suriadi. Manajemen luka. Pontianak: STIKEP Muhammadiyah; 2007. P. 34
10. Family practice notebook. Occlusive dressing. [Online]. 2010 [Cited 2010 April 20]. Availabel from; URL http://www.fpnotebook.com
11. Rheinecker S. Wound managemen; the occlusive dressing. 2010 [Cited 2010 April 20]. Available from; www.ncbl.nlm.90/articles/PMC1317847/
12. Burrows E. Effectiveness of occlusive dressings versus non-occlusive dressings for reducing infections in surgical wounds. [Online]. 2010 [Cited 2010 April 20]. Availabel from; URLhttp://www.med.monash.edu/publichealth/cce
13. Morrison MJ. Manajemen luka; seri pedoman praktis. Jakarta: EGC; 2003. P. 11-1
14. Becker D. Wound healing. [Online]. 2005 [Cited 2010 April 20]. Availabel from; URL http://www.anat.ucl.ac.uk/business/becker1.shtml
15. Kim YC, Shin JC, Park CI, Oh SH, Choi SM, Kim YS. Efficacy of hidrocolloid occlusive dressing technique in decubitus ulcer treatment: a comparative study. Yonsei Medical Journal 1996;37(3):185-181.n